Info dari detikfood ini semoga bermanfaat...monggo disimak Bunda...
Dengan tingkat polusi yang semakin parah, tubuh pun rentan terhadap
penyakit. Oleh karena itu banyak produsen makanan yang memberikan solusi
lewat jus detoks, tapi benarkah konsumsi buah dan sayuran tertentu bisa
membuang racun dalam tubuh?
Detoks banyak didiskrispsikan
sebagai pengeluaran zat yang mengotori organ dan membuat tubuh kembali
sehat. Sayangnya, banyak ahli kesehatan berpendapat konsep tersebut
hanya digunakan untuk menjual produk makanan hingga kecantikan.
"Biar
saya perjelas, ada dua tipe detoks, pertama adalah konsep yang benar
satu lagi tidak. Konsep detoks yang benar adalah pengobatan medis yang
digunakan untuk orang yang kecanduan obat terlarang, sementara yang lain
digunakan oleh para pengusaha menjual pengobatan yang dikatakan bisa
membuang racun," tutur Edzard Ermst selaku
professor complementary medicine di
Exeter University.
Tubuh
yang sehat mempunyai ginjal, hati, kulit, dan paru-paru yang selalu
membuang racun tubuh. Jika racun menumpuk dalam tubuh dan tidak bisa
dikeluarkan, Anda bisa dipastikan sekarat atau membutuhkan intervesi
medis. Pada kasus ini, detoks tubuh dari alkohol adalah hal yang baik.
Karena ginjal menguraikan alkohol dan mengubahnya menjadi acetaldehyde,
racun yang merusak sel ginjal.
Zat ini secepatnya diubah menjadi karbon dioksida dan air yang lalu
dibuang oleh tubuh. Konsumsi alkohol berlebih bisa merusak ginjal, tapi
dalam jumlah cukup bisa melindungi tubuh karena efek menenangkan.
Konsep
detoks yang menyatakan racun berasal dari apa yang kita makan atau
hirup, tapi secara jelas tidak ada yang mengetahui pasti apa jenis racun
tersebut. Pada tahun 2009, sekelompok ilmuwan yang dikumpulkan oleh
Sense about Science menghubungi
produsen 15 produk yang menjanjikan detoksifikasi tubuh dijual di toko
obat dan supermarket mulai dari suplemen hingga shampoo, tapi tidak
jelas apa efek dan definisi racun yang akan dikuras dalam tubuh.
Menyinggung mengenai detoks, ada satu sayuran yaitu brokoli yang dimasukkan dalam kategori
superfood
karena membawa manfaat detoksifikasi. Brokoli membantu kesehatan ginjal
tapi sayuran tersebut juga mengandung sianida, dimana manfaatnya hadir
karena kandungan racun yang melatih ginjal mengeluarkan kotoran.
Selain
detoks, ada juga irigasi usus yang menjelaskan betapa beracunnya tinja
yang ada dalam tubuh sehingga bisa memicu berbagai jenis penyakit dan
membuat racun kembali masuk dalam tubuh. Beberapa tablet pembersih usus
mengandung agen polymerising yang membuat tinja menjadi padat.
"Banyak
perusahaan memasarkan ide detoks secara diam-diam. Jadi jika seseorang
melihat seseorang dengan kredibilitas tepat, mereka berpikir mereka
mendengarkan ahli medis dan mempercayakan saran mereka," tutur Peter
Ayton selaku
professor of psychology di
City University London kepada
Guardian