Sabtu, 31 Januari 2015

Sagami Kini Hadir di Jakarta


Menu sobanya disesuaikan dengan lidah dan masakan Indonesia.

Bagi pecinta makanan Jepang, tentu sudah tak asing lagi dengan nama Sagami. Salah satu jaringan restoran Jepang ini telah merajai pasar dunia sejak tahun 1970.

Dan Indonesia menjadi negara ketiga di Asia Tenggara setelah Cina dan Thailand, yang menjadi tuan rumah bagi Sagami. Tepatnya di foodcourt Plaza Senayan, Gourmet Garden.

Sagami yang selama ini dikenal sebagai restoran keluarga yang memfokuskan pada menu mie, yaitu soba dan udon, hadir di Indonesia di bawah bendera PT. Gobel Dharma Sarana Karya.

Soba adalah salah satu mie otentik Jepang yang terbuat dari sorgum, tepung terigu dan air.


"Sagami hadir di Indonesia, untuk lebih memperkenalkan Soba di luar dari banyaknya menu makanan Jepang yang sudah populer di masyarakat Indonesia," ujar Regi Datau, Presiden Direktur PT. Gobel Dharma Sarana Karya pada pre launch Sagami Restoran, Jumat (8/1/2015) di Jakarta.

Menu-menu soba di Sagami Indonesia, kata Regi, telah disesuaikan dengan menu makanan yang sudah digemari konsumen Indonesia, misalnya tempura atau ayam goreng tepung. Sedangkan rasanya, juga disesuaikan dengan lidah orang Indonesia, seperti kuahnya yang pedas.


"Dilihat dari faktanya, banyak menu makanan yang sangat berpengaruh bagi kesehatan penduduk Jepang. Mereka yang telah berusia lanjut tetap terlihat bugar dan panjang umur," lanjut Regi.

Hal ini, kata dia didukung dengan makanan sehat, salah satunya adalah soba yang sangat populer di kalangan penduduk Jepang.

Soba memiliki kandungan protein dan vitamin, serat, asam amino esensial dan banyak mineral. Bahkan kuah mendidih dari Soba-Sobayu juga mengandung banyak nutrisi.

Mengonsumsi soba juga dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti menurunkan tekanan darah, mengobati diabetes, mengurangi berat badan, mengurangi kolesterol hingga membuat awet muda.

Sagami juga akan terus menyajikan berbagai menu makanan Jepang lainnya yang dilengkapi dengan esensi soba.
(Sumber Suara.com)

Kue Cubit, Panganan Lawas yang 'Naik Kelas'



Dengan inovasi cita rasa, kue cubit pun tampil beda.

Siapa yang tak mengenal kue cubit. Camilan manis nan legit khas jajanan kaki lima ini kembali populer di sosial media akhir-akhir ini.

Meski lawas, kue cubit tak pernah kehilangan penggemar. Dari orang dewasa hingga anak muda nampaknya semakin keranjingan dengan cita rasa kue cubit apalagi lumeran yang disajikan setengah matang.

Meski sering kita jumpai di pedagang kaki lima, kue cubit kini telah 'naik kelas'. Beberapa restoran maupun kafe di Mal-Mal besar menjadikan menu kue cubit sebagai andalannya.

Terlebih muncul inovasi kue cubit cita rasa green tea, red velvet, taro, dan tiramisu, komplit dengan taburan cokelat meses, biskuit oreo, nutella, toblerone hingga cokelat kitkat.

Menilik tampilannya, si imut manis ini sebenarnya tak jauh beda dengan kue balok atau kue pukis. Manis, lumer dan pas di lidah orang Indonesia.
Adonannya pun sangat sederhana, hanya terdiri dari tepung terigu, gula, telur, dan penguat rasa, misalnya green tea yang sedang ramai diperbincangkan itu.

Untuk menghadirkan beberapa resto dan kedai yang menyajikan menu kue cubit dengan cita rasa yang unik dan spesial, Suara.com menyambangi beberapa lokasi kuliner. Mungkin tempat ini bisa menjadi referensi Anda dalam menikmati legitnya si kue cubit setengah matang. Selamat berburu ya!




1. Suntiang, Grand Indonesia West Mall

Di restoran berdarah Padang-Jepang ini Anda tak melulu ditawarkan sushi balado atau ramen cabe hijau. Kue cubit juga menjadi andalan para pengunjung yang mampir ke sini.

Kue cubit yang disajikan di sini hanya menawarkan satu cita rasa, yakni green tea dengan taburan meses di atasnya. Untuk memesan menu ini, saya harus menungggu kira-kira 30 menit hingga pesanan kue cubit green tea datang.

Meski memesan menu setengah matang, namun lumerannya tidak terlalu banyak. Rasa green tea yang diusung pun tak kentara.

Tak ubahnya mencicipi kue cubit original berbalut warna hijau di luarnya. Meski demikian rasa manis cukup pas ketika sampai di lidah.

Harga yang dipatok untuk seporsi kue cubit green tea berisi 8 buah adalah Rp25.000 belum termasuk biaya servis dan pajak restoran.

2. Koffie Warung Tinggi, Grand Indonesia West Mall
Letak gerai kedua yang saya kunjungi ini tak jauh dari restoran Suntiang. Anda hanya perlu naik ke lantai 5 dan dengan mudah akan menemukan salah satu coffee shop legendaris ini.

Berbeda dengan Suntiang yang menyajikan kue cubit dengan cita rasa baru, menu original merupakan satu-satunya pilihan yang ditawarkan di Warung Tinggi ini. Anda hanya perlu memesan di bagian kasir, membayar dan tinggal duduk manis menunggu pesanan Anda datang.

Oya, Anda juga bisa meminta pesanan kue cubit Anda dihidangkan setengah matang atau matang. Tak perlu menunggu lama untuk menunggu kue cubit pesanan saya hinggap di meja.

Saat dilahap kue ini pun seolah terasa lumer dan meleleh di mulut, apalagi saat taburan cokelat mesesnya menyatu. Lumer, gurih, dan manis yang pas membuat siapa pun ketagihan.

Porsi yang ditawarkan pun lebih banyak dan lebih besar. Tingkat setengah matangnya pun benar-benar sesuai ekspektasi saya.

Menggiurkan apalagi ketika diabadikan dalam bidikan kamera Anda lalu menyebarkannya ke media sosial. Dijamin bikin ngiler!

Sepuluh kue cubit di Koffie Warung Tinggi ini rasanya tak akan habis jika dinikmati sendiri. Sangat pas menjadi pilihan santap Anda bersama teman ataupun orang terkasih.

Untuk harga, tak usah khawatir karena Anda hanya merogoh Rp 25.000 saja untuk seporsi menu fenomenal ini.

3. Bitten by You, Tebet
Jika Anda sudah bosan mendengar kue cubit green tea, cobalah mampir ke kedai ini. Meski hanya berupa kedai tongkrongan, Bitten by You di Tebet ini selalu dikerubungi pengunjung yang penasaran dengan varian unik dari kue cubit.

Cukup butuh waktu 2 jam saja, adonan kue cubit selalu ludes oleh pembeli. Bagaimana tidak, kedai yang berada di samping SMA 26 Tebet ini, menyajikan rupa kue cubit yang begitu menggemaskan, ada kue cubit merah dengan varian red velvet, ungu dengan varian taro, krim dengan varian tiramisu, dan tentunya kue cubit hijau dengan varian green tea.

Bukan hanya warnanya yang membuat siapapun terbuai untuk mencoba, Bitten by you juga menyediakan toping yang beraneka ragam mulai dari meses, Milo, cokelat Toblerone, Ovamaltine, Oreo dan Nutella. Karena kehabisan rasa green tea yang membuat saya penasaran, saya akhirnya memesan kue cubit taro dengan toping oreo dan kue cubit tiramisu dengan toping ovamaltine.

Dibandingkan kedua lokasi sebelumnya, Bitten by You merupakan yang paling lama dalam memberi pelayanan. Mungkin saja karena pengunjung yang membludak namun belum ditunjang dengan jumlah pegawai yang ada.

Begitu melesat di lidah, kue cubit rasa taro yang saya pesan ternyata tidak begitu memuaskan ekspektasi saya. Rasa taro yang tidak muncul serta tekstur setengah matang yang tak begitu nyaman di lidah.

Saya rasa adonannya terlalu kental sehingga membuat lelehan kue cubit setengah matang agak begitu berat di lidah. Namun toping oreo sangat menolong cita rasa kue cubit yang saya cicipi.

Sedangkan rasa tiramisu, lagi-lagi saya tidak menemukan unsur tiramisu yang kuat pada varian ini. Namun toping ovamaltine begitu pas disandingkan dengan varian kue cubit ini.

Harga yang ditawarkan untuk 7 buah kue cubit ini adalah Rp15.000. Sedangkan toping bervariasi mulai dari Rp2500-3500. Masih bersahabat di kantong kita. Saran saya jika penasaran dengan varian di kedai Bitten by You di Tebet ini, Anda bisa datang pukul 17.00 WIB atau memesan H-1 melalui sosial media agar tidak kehabisan.
(Sumber Suara.com)

Senin, 05 Januari 2015

Chocho souffle





Bahan-bahan/bumbu-bumbu :

300 ml susu cair
25 gram mentega tawar
1 sendok makan tepung maizena
4 kuning telur
100 gram dark cooking chocolate potong-potong
1/4 sendok teh esens vanila
4 putih telur
1/4 sendok teh garam
50 gram gula pasir halus

Cara Pengolahan :
Oles pinggan tahan panas kecil dengan mentega dan tabur dengan gula pasir halus.
Rebus susu cair dan mentega tawar asal panas. Matikan api. Ambil sedikit rebusan susu. Masukkan ke dalam tepung maizena. Aduk rata. Tambahkan kuning telur. Aduk rata.
Tuang lagi ke rebusan susu. Nyalakan api. Masak sampai meletup-letup. Angkat.
Masukkan potongan dark cooking chocolate dan esens vanila. Aduk sampai larut. Angkat. Sisihkan.
Kocok putih telur dan garam sampai setengah mengembang. Masukkan gula pasir halus sedikit-sedikit sambil dikocok sampai mengembang. Tuang rebusan susu sedikit-sedikit sambil diaduk perlahan dengan menggunakan whisk.
Tuang ke dalam pinggan tahan panas. Oven 45 menit dengan suhu 180 derajat Celsius. (Sumberhttp://masakan-nusantara2.blogspot.com/2014/07/choco-souffle.html?m=1)

Brownies Kukus Gulung




Bahan-bahan/bumbu-bumbu:

40 butir telur 

1.000 gram gula pasir 

50 gram emulsifier 

250 gram cokelat bubuk 

20 gram baking powder 

500 tepung terigu protein sedang 

500 gram cokelat masak pekat, dilelehkan

750 ml santan kental dari 5 butir kelapa 

10 gram garam 

250 ml minyak goreng 

10 gram cokelat pasta 

500 gram selai stroberi untuk olesan 

Cara membuat brownies kukus gulung:

Kocok telur, gula pasir, dan emulsifier sampai mengembang.

Masukkan cokelat bubuk, tepung terigu dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata. Tambahkan cokelat masak pekat leleh. Aduk rata.

Masukkan santan, garam, minyak goreng, dan cokelat pasta sedikit-sedikit sambil diaduk perlahan.

Tuang di loyang 26x26x3 yang dioles margarin dan dialas kertas roti.

Kukus diatas api sedang 15 menit sampai matang.

Panas-panas. Oles dengan selai stroberi. Gulung dan padatkan.

(Sumberhttp://masakan-nusantara2.blogspot.com/2014/12/brownies-kukus-gulung.html?m=1)

Rabu, 17 Desember 2014

Cryspi Cookies


Bahan -bahan : 
250 gr Margarin 
500 gr tepung 
100 gr Gula Halus 
1 gelas minyak makan 
1 sdm tepung maizena 
1 bungkus Crispy di haluskan 
Vanili secukupnya 

Cara membuat :
1. Kocok margarin dan gula halus sampai putih dan mengembang .
2. Campurkan 1/3 Crispy yg sdh di haluskan ke dlm adonan, masukan tepung sedikit demi sedikit, masukan minyak makan, vanili dan tepung maizena.
3. Aduk sampai semua bahan tercampur rata dan adonan sdh tidak lengket ditangan.
4. Bentuk sesuai selera kemudian bulirkan di dlm sisa crispy yg sdh di haluskan baru oven selama 45 menit dgn suhu 150 derajat (Sumberhttp://arsipbayi.blogspot.com/2012/06/crispy-cookies.html?m=1)

Nugget Udang



Ibu, Mom's, Bunda,....

Beberapa minggu ini kita cukup di resahkan dgn adanya berita mengenai NUGGET palsu yg dilakukan oleh segelintir oknum yang hanya memikirkan keuntungan besar tanpa mempedulikan dampak kerugian bagi orang lain, berjualan makanan beku yang tak sesuai standar  dgn memakai bahan tepung yang sudah kadaluarsa dan daging yang sudah busuk atau daging yg dikumpulkan dari sisa-sisa pembuangan rumah-rumah makan, restaurant dan juga hotel-hotel. Kemudian daging-daging tersebut dibersihkan dan diolah sedemikian rupa agar tidak mengeluarkan bau amis

Berkaca dari itu kenapa tidak kita sbg seorang Ibu mencoba sendiri membuat NUGGET di rumah untuk para buah hati kita tercinta yg mana kualitas bahan-bahannya bisa di pastikan lebih sehat dan higienis.  

Dan berikut ini salah satu resep NUGGET keluarga kami yg bahannya mudah di dapat dan mudah proses pembuatannya dgn rasa yg tidak kalah enak dgn NUGGET yg di jual di luar Sana.

Bahan-bahan :

Udang segar kupas bersih 500 gr

Tepung kanji / binder 100 gr

Margarin 20 gr

Bawang bombay 100 gr

Susu bubuk + Air  150 ml

Tepung panir 30 gr

Bumbu :

Garam, merica bubuk, pala bubuk, penyedap rasa, gula pasir, baking powder masing-masing 1/2 sdm

Bahan Olesan :

Telur 2 butir

Tepung Meazena  50 gram

Tepung Terigu 50 gram

Susu bubuk 20 gr

Mentega cair 3 sdm

Garam, penyedap rasa, baking powde 1/2 sdm

Bread Crum sekupunya (bisa di beli di supermarket)

Cara Membuat :

1. Udang yg sdh di kupas bersih, margarin, bawang bombay dan semua bumbu di haluskan dgn blender dan di beri campuran susu bubuk + air  sampai halus.

2. Campurkan udang dan bumbu-bumbu yg sdh sdh dihaluskan tadi dgn tepung kanji dan tepung panir aduk sampai rata.

3. Tuang dalam cetakan / loyang yg sdh di lapis plastik agar tidak lengket kemudian kukus sampai matang selama kurleb 30 menit .

4. Setelah matang, angkat, dinginkan, iris sesuai selera dan kemudian di oles dengan bahan olesan, di beri taburan bread crum dan simpan dalam freezer.

(Sumberhttp://arsipbayi.blogspot.com/2012/07/nugget-udang.html?m=1)

Rabu, 10 Desember 2014

Resep Mie Ayam Sehat-Lezat


Bunda hujan -hujan begini enak banget yaa makan mie ayam..hemm..yummy nah sekali-sekali kita bikin dirumah yuuk...

Mie jadi makanan yang banyak digemari. Bagaimana tidak? Makanan ini memang paling mudah dibuat. Waktu yang diperlukan juga sangat singkat. Buat yang khawatir terlalu mengkonsumsi mie, berikut resep mie ayam yang bisa dibuat sendiri di rumah. Anda bisa lebih menjamin kebersihannya. Yuk dicoba!
Bahan:
250 gram terigu
50 gram tepung sagu tani
50 cc minyak sayur (Bisa diganti dengan minyak zaitun)
telor ayam 3 butir
garam 1 sdt

Cara membuat mie:
1. Campur semua bahan, ulenin hingga padat dan kalis. Lalu diamkan selama 15 menit.
2. Giling adonan menggunakan mesin penggulung. Lakukan penggilingan 2- 3 kali hingga adonan padat dan tidak pecah.
3. Giling adonan menjadi bentuk mie
Selanjutnya bisa disiapkan bahan yang lainnya, diantaranya:
Bahan Tumisan Ayam :
1 sdm minyak sayur
1 sdm kecap asin
250 gram daging ayam, potong kecil.
150 gram jamur merang, potong-potong.
2 sdm minyak sayur untuk menumis
2 siung bawang putih, cincang halus
2 sdm saus tiram
1 sdm kecap asin
1 sdm kecap manis ½ sdt merica bubuk
1 sdt garam 200 ml air
Cara membuat tumisan ayam :
Tumis bawang putih hingga wangi. Masukkan potongan ayam, aduk hingga berubah warna dan kaku. Masukkan jamur, aduk hingga layu. Masukkan saus tiram, kecap manis, kecap asin, merica dan garam. Aduk rata. Tuang air, didihkan sebentar hingga kuah habis. Angkat.
Cara membuat minyak bawang putih:
Bawang putih digiling halus, lalu ditumis dengan sedikit lemak ayam dan minyak. Setelah wangi masukkan dalam wadah tertutup.
Untuk kuahnya sebagai berikut :
Rebus kaldu ayam, bawang putih, daun bawang, merica dan garam hingga mendidih lalu angkat, sajikan untuk kuah mie ayam.
Pelengkap:
4 batang sawi, potong-potong, rebus
2 sdm bawang merah goreng
Cara penyajian mie ayam :
Rebus mie yang selama 2-3 menit, angkat dan tiriskan.
Siapkan wadah berupa mangkuk, beri sedikit minyak bawang putih, sedikit kecap manis dan kecap asin. Masukkan mie yang sudah direbus, aduk-aduk. Beri tumisan ayam diatasnya, taburi dengan daun bawang dan bawang goreng. Letakkan beberapa daun sawi . Sajikan dengan kuah kaldu . Bila suka boleh juga diberi beberapa butir bakso.
Mudah bukan? Yuk buat mie sehat ala Rumah yang rasanya pasti lezat.
(Sumber  dream.co.id/culinary)